Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Membuat Rundown Radio

Contoh Membuat Rundown Radio
Rundown itu penting
Radio yang baik dan disiplin menjalankan programnya adalah radio yang rajin membuat rundown. Apa itu rundown? Script rundown adalah urutan perencanaan program siaran yang akan segera live atau on air, dan sudah tertata rapih sesuai rencana sebelum acaranya dimulai. Rundown ini memudahkan crew radio pada saat on air berlangsung jadi tahu apa yang harus dikerjakan atau dibahas dari segment ke segment selanjutnya.

Biasanya yang mengerjakan script rundown ini adalah program director, dialah yang merancang dan menyusun urutan segment untuk penyiar. Script ini memang harus ada diskusi dengan penulis naskah dan penyiar, agar tahu jalannya program, topik yang akan dibahas, dan menyusun naskah untuk diperbincangkan.

Di dalam radio lokal biasanya jarang menggunakan script rundown ini, mereka hanya menyusun strategi topik yang dibahas pada saat on air, tidak ada rencana sebelum dimulai. Jadi hanya menempatkan musiknya saja, lalu membahas topik, dan selebihnya improvisasi. Berbeda dengan radio nasional, mereka menyusun rapih script rundownnya dari jauh hari atau sebelum acara dimulai.

Membuat Script rundown radio ini menurut saya mudah untuk dibuatnya. Kenapa?
1. Kamu bisa menganalisa dengan mendengarkan radio lain untuk jadi contoh rundown.

2. Memilih urutan topik yang bagus mulai dari yang biasa sampai luar biasa. Buat para pendengar kamu menjadi ingin tahu topik apa lagi yang akan dibahas, contohnya seperti sinetron yang tidak ada habisnya.

3. Selalu merubah musik dari hari ke hari. Saya sebagai penyiar radio lokal biasanya setelah selesai on air, saya sudah siapkan musik yang akan diputar di kemudian hari. Jadi tidak deadline dalam pemilihan lagu. Jangan lupa, dalam memilih musik juga harus tahu tempo rendah dan tingi untuk segment opening sampai closing.

4. Timing yang pas. Kamu sudah memperkirakan waktunya dimana segment 1 butuh berapa menit, dan segment selanjutnya juga harus mempunyai waktu. Jika program kamu dengan topik berita, berilah waktu yang sesingkat mungkin, karena pendengar juga akan merasa bosan.

Informasi beritapun juga bisa akses dimana saja. Di bagian segment kamu ada narasumber, kupas tuntas topiknya, kejar waktu, dan buat para pendengar ini semakin ingin tahu, yang terpenting jangan biarkan mereka pindah channel.


Ide Rundown

Mencari ide rundown bisa kamu dengarkan di acara program radio lainnya. Sebagai referensi bahan pembelajaran, kamu ambil 1 program acara radio lalu analisa urutan segementnya, dan hitung berapa menit segment tersebut selesai. Dengan menganalisa acara radio lain, kamu bisa mengikuti urutan rundownnya, dan coba berlatih untuk menulisnya, apakah rundownnya menarik atau biasa saja.

Perlu diingat untuk menganalisa sebagai pembelajaran saja jangan mengambil ide program acaranya, jika programnya sama, kemungkinan akan bersaing dan pendengar juga bingung ingin mendengarkan radio yang seperti apa. Jadikan analisa ini untuk merubahnya kembali, dimana posisi yang tepat untuk memuaskan para pendengarnya.

Kamu juga bisa belajar dari orang yang sudah berpengalaman menjadi penyiar. Ajak sharing atau 4 mata, lalu ambil idenya. Berdiskusi dengan pakarnya langsung, menambah ide kreatif kamu. Jika kamu sudah merancang rundown, tunjukkan kepada pakarnya, apakah ini sudah benar atau hanya biasa saja. Buatlah rundown yang paling berbeda dengan yang lain, karena tidak diwajibkan harus sama dengan radio-radio lainnya.

Bagian Rundown Radio

Production Company : BSI Radio
Project Title : Heal Youre Music
Time Broadcast : 19.00-19.30
Produser : Bray xyz
Director : Bray abc
Announcer : Bang Bray
CONTOH MEMBUAT RUNDOWN RADIO
Struktur rundown radio

Segment

Ada untuk opening dan juga closing. bagian ini adalah keterangan dimana penyiar tahu bagian segment ini isinya apa saja. Ini bermanfaat bagi audioman juga agar tahu posisi musik ada di bagian segment mana. Jadi harus ada bagian segment dimana penempatan musik, topik dan jingle opening atau closing. Memudahkan pada saat siaran langsung sudah sampai di segment berapa.

Pembicara

Tuliskan nama yang akan berbicara di siaran program acara nanti, seperti penyiar radionya siapa, apakah ada pendatang tamu di radionya, atau siapa narasumber di topik pembicaraannya. Jadi director tahu, posisi segment berapa yang harus diisi dengan suara lain, bisa saja dipertengahan segment ada narasumber, lalu segment selanjutnya ada kedatangan tamu di radionya bisa untuk membantu penyiar lebih baik improvisasinya. Pembicara ini harus yang dikenal banyak orang atau ada hubungannya dengan topik yang sedang dibawakannya.

Konsep

Bagian isi segment secara detail mengurutkan dari jingle program, musik dan topik yang dibahas. Ini yang harus diisi secara kreatif, jangan membuat pendengar bosan dengan urutannya. Buatlah konsep ini dari mood pendengar, dari tempo musiknya, penyiar opening, dan topik pembicaraan. Radio memang identik dengan musik, sangat seringkali pemutaran lagu-lagu yang tidak ada habisnya. Jika kamu ada iklan atau sebuah promosi, tempatkan dibagian konsep ini.

Durasi

Memastikan segment membutuhkan waktu berapa menit untuk siarannya. Dalam radio memang menggunakan menit dan detik, tidak ada segment yang sampai 1 jam, pendengarnya pasti langsung matikan radio. Satu menit ditulis seperti 1', untuk satu detik ditulis 1". Jika ingin 1 jam tulis saja 1 jam.

Director radio sudah harus memprediksi waktu urutan yang ada di dalam bagian konsep, dari jingle program, penyiar membaca naskah, pembicaraan penyiar pada saat improvisasi, menempatkan musik dengan durasi panjang atau pendek, dan di segment closing yang harus menjadi lebih berkesan agar pendengar ingin mendengarkan radionya lagi esok hari.

Keterangan

Kamu bisa menambahkan keterangan di samping kolom durasi. Ini untuk memberikan catatan tambahan kepada penyiar atau audioman, jika ada perubahan program siarannya. Bisa berikan di kolom keterangan "penyiar lebih improvisasi" atau kepada audioman, "berikan musik dengan tempo ceria". Berikan keterangan yang jelas agar tidak ada kesalahan dalam siaran.

Kesimpulan

Belajar memahami program radio memang membutuhkan proses namun harus bersabar, karena ide kreatif tidak mudah muncul dalam pikiran. Dari terbiasa menjadi bisa. Survey dan analisa dengan radio lain, pahami apa isi radionya, ciri khas apa yang menarik didengar. Jangan merencanakan rundown pada saat mendekati waktu ingin on air, tapi harus jauh-jauh hari, bisa juga 1 atau 2 jam sebelum on air.

Briefing lebih penting untuk memahami topik siaran yang harus dibicarakan, antara director, penulis naskah, dan penyiar. Jika ada audioman, berikan saja script rundownnya, karena bekerjanya mengurutkan audio seperti jingle dan musik, mengatur tempo suara penyiar juga. Fungsi script rundown ini sangat bermanfaat dan bisa mengatur jalannya program radio.

Artikel ini dibuat untuk kalangan mahasiswa komunikasi jurusan broadcasting, khusus yang sedang mengerjakan tugas kampus disain produksi radio. Setiap tugas pembentukan kelompok pastinya akan ada bagian-bagian yang harus ditentukan.

Penjelasan cara membuat script rundown radio dari station call, jingle program, segment, konsep acara dan durasi yang diperlukan untuk kamu yang sedang membuat program produksi atau tugas radio kampus. Postingan ini dari pengalaman penulis lulusan broadcasting dan menjadi penyiar radio FM. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

🔖Baca Juga :
Contoh Tugas Naskah Drama Radio
Cara Menjadi Penyiar Radio Tips Dan Tugasnya
Penulis Naskah Radio Non Berita

Bray
Bray Usaha, Semangat dan Doa

Post a comment for "Contoh Membuat Rundown Radio"

Berlangganan via Email