Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Tugas Naskah Drama Radio

Contoh Tugas Naskah Drama Radio
Catatansibray.com - Program radio menarik selalu mempunyai variasi ide yang kreatif untuk membuat para pendengarnya lebih menyukai. Dari zaman ke zaman seiring perubahan konsep harus bisa dikembangkan menjadi sebuah program yang populer dan bangga akan hasilnya. Dari penilaian pendengar radio, akan menaikan rating yang tinggi pada program yang disiarkannya.

Berbagai banyak konsep harus selalu diciptakan setiap waktunya untuk mendapatkan pendengar yang lebih banyak lagi. Tidak mudah membuat program yang berbeda, kuncinya adalah dari survey trending topik pada saat itu juga, dan menilai program-program radio channel lainnya. Ada topik yang viral, jadikan itu sebuah bahan ide untuk membahas dan sebuah informasi yang penting pada program. Jangan pernah asal memilih topik yang sedang tidak trending pada saat itu juga.

Manfaatkan sosial media ataupun media kabar lainnya. Lalu jadikan naskah radio yang bisa kuatkan topik tersebut, namun berhati-hati dalam merangkai kata, jangan ada pembahasaan menyalahkan dari pihak manapun, harus bersifat netral dan bermanfaat.

Jenis program radio banyak macamnya, yaitu radio berita dan non berita. Baca juga artikenya di panduan dispro radio non berita. Radio berita hanya informasikan berita apa yang terjadi saat ini. Radio non berita seperti program talk show dengan membawa narasumber ke studio, atau membahas topik olahraga dan musik.

Radio drama sama juga dengan sinetron di televisi, atau cerita karangan, bisa 1 orang atau lebih untuk menjadi tokohnya. Radio non drama bisa cerita dari penyiarnya dari pengalaman juga, atau ada yang ingin curhat memberikan ceritanya kepada penyiar radio. Bray akan memberikan contoh cara membuat naskah radio drama. Bisa diperankan beberapa orang untuk pengisi suaranya, seperti sebuah film di televisi.

Contoh Naskah

1. Ide Pokok
Jangan pernah membuang-buang waktu demi hal yang tidak menguntungkan dan merugikan diri sendiri.

2. Tema
Tentang lima orang sahabat yang tinggal di sekolah asrama Losa Univercity.

3. Karakteristik Tokoh
CONTOH TUGAS NASKAH DRAMA RADIO

4. Sinopsis
Ada lima anak perempuan yang bersekolah di sekolah asram bernama Losa Univercity. ROSSA, SHISI, DESI, RACHEL, DAN FEBBY, sekolah asrama itu sangat ketat dengan peraturannya namun banyak sekali anak-anak murid asrama itu yang melanggar peraturan dengan pergi meninggalkan asrama setiap malam minggu seperti yang di lakukan lima sekawan ini. Saat mereka berada di  Sampai akhirnya Rossa bertemu dengan Dava murud dari asrama putra saat Rossa dan teman-temannya melarikan diri dari kepala asrama yang memergoki mereka pada saat di club malam.

Script

1. SFX : SUARA JANGKRIK HENINGNYA MALAM.
2. ROSSA : Hey ayo dong cepetan dandannya kita mau party nih jangan sampe gagal..
3. SHISI : Iya sabar dong ros kita udah buru-buru nih jangan bawel deh..
4. ROSSA : Iya makanya cepetan dong!!
5. FEBBY : Ayo kita jalan udah selesai nih.. awas ya jangan sampe kita ketauan sama kepala asrama..
6. RACHEL : Gampang, jangan pada berisik makanya..

7. NARATOR : Akhirnya mereka pergi melewati lorong asrama yang jarang di lewati penghuni asrama, dan melewati gerbang belakang asrama. Sampai mereka akhirnya sampai di club malam tempat yang mereka tuju.
8. ROSSA : Kita party semuanya……!!!
9. FEBBY : Puas-puasin deh malam ini..
10. NARATOR : Pukul 04.00 pagi mereka selesai berpesta.
11. SHISI : Hoaam ngantuk gue nih mau tidur..
12. DESI : Iya gue juga ngantuk.. mau tidur..

13. NARATOR : Tiba-tiba mereka melihat kepala asrama sedang berdiri di dekat trotoar.
14. RACHEL : Eh ko gue kaya liat kepala asrama ya? Ngapain dia di luar?
15. FEBBY : Mana? Gue ga liat..
16. RACHEL : Itu loh di sana masa lo ga liat!!
17. SHISI : Oh iya bener itu kepala asrama.. cepet kita balik ke asrama keburu kita ketauan.
18. NARATOR : Mereka akhirnya beranjak pergi dari club dan kembali ke asrama namun terlihat oleh kepala asrama.
19. K. ASRAMA : Hey kalian habis dari mana kalian?!
20. ROSSA : Kabuuuuurrrr…!!!!!
21. NARATOR : Mereka kabur meninggalkan kepala asrama yang mengejar mereka, Rossa, Shisi, Rachel, Desi, dan Febby pulang ke asrama melewati taman belakang asrama. Rossa yang berlari paling belakang tiba-tiba berhenti karna melihan sosok cowok yang sedang duduk sendirian di taman. lalu Rossa kembali berlari ke dalam asrama.

22. NARATOR : Keesokan harinya di kelas asrama putri, anak-anak sedang mengerjakan tugas yang sedang di berikan oleh guru. Tiba-tiba kepala asrama atang ke kelas.
23. K. ASRAMA : Selamat pagi maaf mengganggu saya hanya ingin memanggil Rossa dan teman-temannya yang ke kntor saya nanti selesai jam pelajaran. Kalian dengar?
24. ROSSA & KK : Dengar ibu kepala asrama..
25. NARATOR : Berbeda tempat, di asrama putra terlihat tiga anak laki-laki yang sedang duduk di taman, Dava, Rio, dan Aldi.
26. ALDI : Nanti malem kita clubbing yuk di kota..
27. RIO : Ah gila lo cari mati aja, sama kepala asrama kita yang kiler itu! Nanti kita ketauan.
28. ALDI : Ya jangan sampe ketauan lah yu! Kita lewat hutan belakang kampus ga bakalan ketauan, sekli-sekali kit keluar asrama cari suasana baru, gimana??
29. RIO : Gimana dav??
30. DAVA : Apanya yang gimana? Gue ga mau ikut!
31. ALDI : Yaudah kalo si Dava ga mau ikut kita berdua aja yo! Biarin si Dava sendirian.
32. DAVA : Oke gue ikut. Tapi gue ga ikut masuk ke dalem club gue cuma mau liat-liat pemandangan di kota aja.
33. RIO : Yaudah kalo gitu kita ke club nanti malem.

34. NARATOR : Di asrama Rossa, Shisi, Desi, Rachel, dan Febby berada di ruang kepala asrama.
35. K. ASRAMA : Kalian tau say panggil ke sini karena apa?
36. ROSSA & KK : Tau buu,,,
37. K. ASRAMA : Kalian tau perbuatan kalia n itu sudah melanggar peraturan di asrama ini?! Kalian bisa saya kenakan hukuman, bisa saya panggil orang tua kalian atau kalian saya suruh membersihkan seluruh lorong dan kamar mandi aumum asrama setiap lantainya. Kalian mau yangmana?!
38. DESI : Yah bu jangan pangiil orang tua kita dong bu..
39. RACHEL : Iya bu, bersih-bersih lorong dan kamar mandi asrama aja deh bu dari pada harus panggil orang tua saya..
40. K. ASRAMA : Baik kalau itu akan bikin jera kalian kalian saya hukum membersihkan lorong dan kamar mandi asrama setiap jam sekolah selesai sampai sore, kalian boleh kembali ke kamar kalian.
41. ROSSA & KK : Baik bu,, terima kasih bu..
42. NARATOR : Akhirnya mereka di keluar dari ruangan kepala asrama, namun mereka masih belom jera dan membuat rencana lagi untuk pergi ke club malam.

43. FEBBY : Nanti malem kita clubbing lagi kan?!
44. DESI : Gila kali lo? Kita udah ketauan dan di hukum kaya gini masih mau pergi lagi nanti malem? Gue ih ga mau ikut!
45. FEBBY : Ya ampun des baru di hukum kaya gitu, gue yakin kali ini ga bakaln ketau lagi deh..
46. DESI : Pokoknya gue tetep ga mau ikut, mending gue di asrama aja sendirin.
47. ROSSA : Kalo gue sih ayo-ayo aja ngapain juga di asrama sepi banget.. lo ikut hel?
48. RACHEL : Gue? Ikut deh dari pada sutuk karna hukuman. Yaudah nanti malem kita jalan lagi.
49. NARATOR : Malam harinya mereka pergi ke kota untuk pergi clubbing lagi, tanpa Desi yang tidak mau ikut. Mereka di sana bertemu dengan Aldi, dan Rio.

50. RIO : Hey kalian murid dari asrama putri ya?
51. FEBBY : Iya ko lo tau, lo dari asrama putra?
52. RIO : Iya gue dari asrama putra lo sering ke sini?
53. FEBBY : Sering banget gue sama temen-temen gue.
54. RIO : Oh kalo gue baru pertama kali ke sini, abis gue bosen kalo harus di asrama terus.
55. FEBBY :Iya sam gue juga, kenalin ini temen-temen gue, Rachel sama Shisi..
56. RIO : Iya kenalin juga temen gue Aldi. Kta bareng-bareng aja ya di sini oke.
57. FEBBY : Oke!!
58. NARATOR :Tiba-tiba Shisi melihat kepala asrama putrid masuk ke dalam club.
59. ROSSA : Mampus!! Itu orang dateng lagi! Ayo cabut.
60. RIO : Siapa?!
61. RACHEL : Wah iya bener kepala asrama putri itu kita cabut pasti dia juga kenal sama muka kalian.
62. NARATOR : Akhirnya mereka pergi meninggalkan club, Rossa di tinggalkan mereka di club karena Rossa sedang berada di kamar mandi saat itu. Sesampainya mereka di belakang asrama mereka baru menyadari Rossa mereka tinggalkan,

63. FEBBY : Eh Rossa kemana? Dia masih di club, gimana nih pasti dia ktauan deh mati kita.
64. RIO : Wah si Dava juga temen kita masih ada di sana dia ga ikut masuk sama kita sih tapi bisa jadi ketemu sama kepala asrama kalian.
65. ALDI : Yaudah lah jangan pikirin itu dulu kita selameti diri klita aja dulu supaya ga ketauan.
66. NARATOR : Rosa baru keluar dari kamar mandi, lalu ia melihat kepala asrama sedang berada di depan pintu masuk club lalu tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangan Rossa dari belakang dan keluar dari pintu belakang. Sampai di luar club Rossa baru menyadari siapa yang menariknya itu adalah Davao rang yang ia lihat di taman pada malam saat dia kabur dari kepala asrama,
67. ROSSA : Elo??! Kok lo ada di sini? Temen-temen gue masih ada di dalem. Gawat bisa ketauan gue sama temen-temen gue.
68. DAVA : Dia dateng!!
69. NARATOR : Tiba-tiba Dava menarik tangan Rossa lagi dan pergi. Sesampainya di dalam mereka di dalam hutan Rossa melepaskan tangannya dari Dava.

70. ROSSA : Apa-apaan sih lo! Kita mau kemana?! Lo mau macem-macem ya sama gue?
71. DAVA : Jangan ke geeran gue ga suka sama lo gue cuma mau nolong lo doang dan jalan aman satu-satunya ya cuma lewat hutan ini.
72. ROSSA : Gue ga percaya! Lagian kita udah ninggalin temen-temen gue di sana!
73. DAVA : Yaudah lo gue tinggal di sini aja kalo gitu.
74. ROSSA : Eh tunggu dulu jangan tinggalin gue!
75. SFX : BUNYI SUARA BAJU SOBEK
76. ROSSA : Ya ampun baju gue!!
77. DAVA : Kenapa robek bajunya? Ribet sih jadi cewe.
78. ROSSA : Apaan sih maksud lo? Ga suka banget kayanya. Gue mau balik! Gue ikut lo aja deh, dasar orang aneh nyebelin!!
79. DAVA : Ayo.. (jalan meninggalkan Rossa)
80. ROSSA : Ih gue di tinggalain gitu aja rese lo!!
81. NARATOR : Sampai mereka keluar dari hutan dan menemui persimpangan akhirnya mereka berpisah ke asrama masing-masing.

82. DAVA : Udah sana masuk.
83. ROSSA : Thank’s ya,, oia nama lo siapa?
84. DAVA : Dava!! (langsung pergih meninggalkan Rossa)
85. ROSSA : Ih belagu banget sih jadi orang!!
86. NARATOR : Akhirnya Rossa sampai di kamar di tunggui oleh temn-temannya yang lebih dulu sampai di asrama.
87. RACHEL : Rossa lo kemana aja lama banget kita tungguin??
88. ROSSA : Loh kalian kenapa udah ada di sini? Jadi kalian ninggalin gue?? Harusnya gue yang nanya knp kalian ninggalin gue??! Gue hampir aja ketauan sama kepala asrama! Untung aja gue di tolongin sama orang.
89. FEBBY : Siapa ros??
90. ROSSA : Ada lah,, gue mau ridur udah ngantuk!

91. NARATOR : Keesokan harinya saat Rossa, Shisi, Desi, Rachel, dan Febby sedang membersihkan lorong sekolah.
92. DESI : Gimana semalem kalian ketauan lagi ya?
93. SHISI : Hampir aja ketauan des, tapi untung aja ga ketauan, karna kita udah pergi duluan dan di tolongin sama dua anak cowo yang ganteng dari asrama cowo yang juga ke club.
94. DESI : Cowo ganteng, bagus dong, jangan bilang lo naksir lagi.
95. SHISI : Hahaha naksir sih dikit, eh kita perlu kain pel nih, ros tolong ambilin ya di gudang belakang deket taman biar gue yang beresin di sisni.
96. ROSSA : Oh oke gue ambil dulu ya..
97. NARATOR : Saat Rossa ingin mengambil kain pel di gudang, Rossa melihat Dava sedang duduk di taman, lalu Rossa menghampiri Dava.

98. ROSSA : Hey, siapa nama lo? Dava?
99. DAVA : Kenapa??!
100. ROSSA : Ih galak banget lo.. ga apa-apa gue Cuma mau bilang makasih buat semalem udah nolongin gue..
101. DAVA : Bukannya semalem udah bilang makasih ya?
102. ROSSA :Oh iya emang udah tapi ga ada salahnya kan gue bilang makasih lagi sama lo, kok lo ada di taman ini sih? Ini kan tamannya asrama putri ga takut ketauan apa lo?
103. DAVA : Enggak!
104. ROSSA : Semalem itu lo juga dateng ke club ya?
105. DAVA : Enggak kok. Gue cuma lagi nyari temen gue yang ke club tapi gue ga ketemu sama mereka.
106. ROSSA : Oh gue kirain lo ke club juga.
107. DAVA : Gue ga mau ke club. Gue ga mau di hukum apa lagi sampe bersihin lorong dan kamar mandi asrama.
108. ROSSA : Lo nyindir gue ya? Bisa aja lo.
109. SFX :ROSSAAAAAAAA….!!!!(SUARA SHISI MEMANGGIL DARI KEJAUHAN)
110. ROSSA : Eh gue balik ya, di panggil temen gue, bye..!!
111. NARATOR :Rossa kembali ke lorong asrama bersama teman-temannya.
112. ROSSA : Sorry ya lama..
113. SHISI : Ngapain sih lo lama banget.
114. ROSSA : Udah sih kita kerja lagi aja biar cepet selesai.

115. NARATOR : Malam harinya di kamar asrama putri ROSSA, SHISI, DESI, RACHEL, FEBBY sedang ngobrol-ngobrol.
116. ROSSA : Gila! Tau ga lo gaun gue robek gara-gara semalem kena ranting pohon.
117. FEBBY : Lagi sih lo jalannya ga hati-hati.
118. ROSSA : Semuanya gara-gara cowo nyebelin itu, gue di bilang cewe ribet.
119. RACHEL : Hahahahaaa..!! Emang bener sih lo ribet Ros..
120. ROSSA : Sialan lo Hel..!!
121. NARATOR : ROSSA melihat keluar jendela dari dalam kamar kea rah taman, dan tidak melihat DAVA berada di situ
122. SFX : SUARA DALAM HATI ROSSA (KOK DAVA GA ADA YA? TUMBEN DIA GA ADA DI TAMAN)
123. NARATOR : Keesokan harinya saat makan siang.
124. ROSSA : Kita pergi yuk nanti malem.
125. DESI : Ke club lagi? Aduh nggak deh gue ga ikut-ikutan lagi. Lagian lo kok ga ada kapok-kapoknya sih pergi ke sana! Kemaren udah hampir ketauan juga nggak ada jeranya lo!
126. ROSSA : Yaudah kalo gitu gue sendirian aja ke sana.
127. RACHEL : Wah nekat ni anak.
128. NARATOR : Malam harinya ROSSA nekat pergi ke club tanpa teman-temannya

129. SFX : SUARA MUSIK DI CLUB MALAM
130. NARATOR : Tiba-tiba ada suara sirine dari luar club dan banyak orang berlarian menghindari polisi yang menhampiri club malam itu, ROSSA juga berlari menghindari para polisi tiba-tiba ada yang mendekap mulutnya dan menariknya.
131. ROSSA : Tolong lepasin gue jangan tangkep gue!!
132. DAVA : Apaan sih lo diem nanti kita ketauan!!
133. ROSSA : Loh?! Kok ada lo di sini? Lo ngapain di sini?
134. DAVA : Jangan banyak nanya kita harus ngumpet polisi lagi nyari kita pasti. Ikut gue!!
135. NARATOR : DAVA membawa ROSSA ke sebuah rumah yang tidak berpenghuni untuk bersembunyi.
136. DAVA : Masuk!!
137. ROSSA : Gila lo? Kita masuk kerumah serem ini gue ga mau.
138. DAVA : Kalo lo mau ke tangkep polisi yaudah, gue sih ga mau.
139. ROSSA : Oke! Gue masuk.
140. SFX : SUARA PINTU TERBUKA.
141. ROSSA : Ih serem banget dalemnya.. gue takut.
142. DAVA : Udah sih lo ga sendriri ini kok.
143. ROSSA : Lo ngapain ada di sana tadi? Lo ngikutin gue ya??
144. DAVA : Ngapain gue ngikutin lo?! Kaya ga ata kerjaan lain aja apa?
145. ROSSA : Ya lagian waktu gue hampir ketauan kepala asrama lo nolongin gue sekarang juga begitu.
146. DAVA : Ya itu artinya lo harus berterimakasih sama gue.
147. ROSSA : Iya gue terimakasih banget sama lo. Terus sampai kapan kita di sisni??
148. DAVA : Sampai polisi itu ga ngejar-ngejar kita lagi lah, lo mau ketangkep polisi?
149. ROSSA : Enggak lah gue ga mau masuk penjara.
150. DAVA : Yaudah duduk tenang lah di sini.
151. ROSSA : Iya iyaaa….
152. NARATOR : Akhirnya mereka berdua berada di dalam rumah kosong itu, dan mereka tertidur di dalam rumah itu sampai pagi hari.

153. SFX : BUNYI SUARA BURUNG-BURUNG
154. ROSSA : Udah pagi! Gila gue tidur di sini! Gimana kita pulangnya?!
155. DAVA : Udah sih jangan berisik pagi-pagi udah berisik.
156. ROSSA : Gue takut ketauan kepala asrama.
157. DAVA : Yaudah kita balik sekarang.
158. NARATOR : Merekapun pulang ke asrma.
159. SFX : SUARA PINTU
160. RACHEL : Rossa?! Kemana aja lo??!
161. ROSSA : Ga kemana-kemana kok.
162. FEBBY : Tidur di mana lo semalem.
163. ROSSA : Di rumah kosong deket club.
164. FEBBY : Hah serius lo Ros?!
165. ROSSA : Serius lah masa gue bohong.
166. RACHEL : Kenapa bisa tidur di sana?
167. ROSSA : Panjang ceritanya.. oia kita udah mulai libur semester ya besok?
168. DESI : Iya besok kita udah libur, kalian pulang kan kerumah kalian?
169. SHISI : Iya lah gue pulang gue ka ngen sama orang tua gue.
170. NARATOR : Malam harinya.
171. ROSSA : Pasti gue kangen banget sama asrama..
172. FEBBY : Sejak kapan lo Ros kangen sama asrama?
173. DESI : Iya sejak kapan??
174. RACHEL : Gue tau dia kangen sama siapa yang pasti bukan asrama ini tapi cowo yang udah nolongin lo waktu di club, yakan Ros??
175. ROSSA : Sok tau banget lo Hel?!
176. RACHEL : Hahahahaaa…!! Tapi bener kan Ros???
177. NARATOR : Mereka pun selesai berkemas baju, dan pergi tidur.

178. SFX : SUARA BURUNG BERKICAU
179. SHISI : Ayo ayo berebres kita pulang, pasti mama papa gue udah nungguin gue di rumah.
180. RACHEL : Sabar kenapa sih Shi.. masih lama ini. Gue mandi aja belom.
181. SHISI : Yaudah cepetan lo mandi..
182. FEBBY : Shisi bawel banget sih lo!
183. SHISI : Yaudah sih biarin aja gue bawel wooo..!!
184. ROSSA : Eh gue keluar dulu ya..
185. RACHEL : Mau kemana lo? Ketemu cowo itu lagi ya?? Hahahahaa..
186. ROSSA : Ah rese banget lo Hel..!!
187. NARATOR : Rossa pergi ke taman belakang. Dan tidak menemukan Dava berada di sana.

188. ROSSA : Kemana ya si Dava?? Mungkin udah pulang kali ya.
189. NARATOR : Saat Rossa ingin kembali ke kamar tiba-tiba Dava memanggil.
190. DAVA : Kenapa lo ke sini? Nyariin gue? Kangen lo sama gue?
191. ROSSA : Ye,, ge’er banget lo! Gue ke sini cuma mau pamitan.
192. DAVA : Bener nih pengen pamitan doang? Ga ada yang lain yang pengen di omongin.
193. ROSSA : Iya lah.. ge’er banget jadi cowo lo!
194. DAVA : Hahahahaaa.. iya iya gue bercanda.
195. ROSSA : Ah rese lo Dav, tapi thank you ya buat semuanya.
196. DAVA : Iya sama-sama.. thank you juga ya udah repot-repot cariin gue di sini.
197. ROSSA : Udah ah gue balik ke asrama ya. Dadaahh jangan kangen sama gue.
198. DAVA : Iya ga akan ko gue kangen sama cewe ribet kaya lo,, hahahahahaaaaa,,!!
199. ROSSA : Ahh,, DAVAAAAAAA………!!!!!!!!!!!
200. SFX : INSTRUMEN LAGU GEMBIRA…

Kesimpulan

Script yang diatas adalah contoh naskah drama radio. Gunakan naskah ini untuk membantu kamu mengerjakan tugas radio drama, jika ingin copy teksnya silahkan, tapi cek ada beberapa kalimat yang masih kurang, dan apabila ingin menggantikan ceritanya juga boleh. Jangan lupa kunjungi artikel contoh membuat rundown radio. Bisa dijadikan referensi untuk membuat cerita naskah radio, hanya gantikan saja atau ubah cerita kamu dan ambil poin-poin yang bisa diambil.

Artikel ini dibuat untuk kalangan mahasiswa komunikasi jurusan broadcasting, khusus yang sedang mengerjakan tugas kampus disain produksi naskah drama radio. Setiap tugas pembentukan kelompok pastinya akan ada bagian-bagian yang harus ditentukan.

Penjelasan cara membuat naskah radio drama dari sinopsis cerita, treatment, dan dialog naskah untuk kamu yang sedang membuat program produksi atau tugas radio kampus. Postingan ini dari pengalaman penulis jurusan broadcasting dan berkarya desain produksi radio drama. Semoga bermanfaat dan terima kasih.
Bray
Bray “I am enough of an artist to draw freely upon my imagination. Imagination is more important than knowledge. Knowledge is limited. Imagination encircles the world.” - Albert Einstein

Posting Komentar untuk "Contoh Tugas Naskah Drama Radio"

Berlangganan Gratis !