Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Produser Radio Non Berita

Produser Radio Non Berita
Dispro Produser Radio Non Berita
Siaran radio memiliki karakteristik unik dan khas, tentunya mempunyai keunggulan dan kelemahan. Radio memiliki cara tersendiri yang disebut dengan gaya radio meliputi kosakata lisan, musik dan sound effect, yang menjadi kunci utama untuk memikat pendengarnya, sehingga dalam membuat sebuah karya siaran radio dan tim produksi radio non berita juga harus berhati-hati agar tidak menjadi suatu propaganda yang buruk.

Program radio non berita ini saya berikan judul "HEAL YOURE MUSIC". Dengan bernuansa musik internasional dalam berwawasan luas serta informasi sejarah musik luar negeri. Dalam program ini saya ingin menampilkan kepada masyarakat khusunya para remaja dawasa mengenai musik-musik dalam dan luar negeri.

Pada setiap tayangannya menampilkan info dan profil musik band yang dipilih. Bisa juga dari pilihan permintaan pendengar. Dengan memberikan program radio "HEAL YOURE MUSIC" setiap edisi dari program ini memberikan kepada pendengar sebagai informasi dan referensi band populer yang menjadi favorit mereka.


Deskripsi Program

Kategori Program : Hiburan
Media : Radio
Format program : Heal Youre Music
Durasi Program : 60 menit
Target Audiens : Dewasa umur 18 keatas
Status Ekonomi Sosial : Menengah keatas dan menengah ke bawah
Karakteristik Produksi : Live
Jam tayang : 22.30 - 23.30 WIB
Alasan : Pada jam tersebut banyak target audiens yang sedang bersantai sambil mendengarkan musik.
Pengisi Acara : Bang Bray

Tugas dan Tanggung Jawab

Produser adalah seorang yang dipilih untuk memimpin, menjalankan, dan memperhatikan jalannya produksi siaran, juga memilih program dari director apakah bisa dipakai atau menolak acaranya. Tugas dari produser membuat proposal berupa lembar kerjanya, seperti schedule, menghitung budget program, dan mencatat alat apa saja yang dipakai. Tanggung jawab sebagai pemimpin harus memperhatikan para crew bekerja dengan baik. Mempertanggung jawabkan hasil program yang dibuatnya dan bisa mempromosikan secara persentasi.

Poin 1

1. Mengembangkan konsep gagasan.
2. Membuat rencana biaya produksi.
3. Menentukan pengarah acara.
4. Mengadakan pembicaraan dengan penulis naskah.
5. Memimpin dan mengkoordinasikan seluruh rencana produksi.

Poin 2

1. Sebagai pemimpin pelaksana produksi.
2. Mengawasi kegiatan produksi secara keseluruhan.
3. Membuat catatan-catatan yang diperlukan sebagai bahan pengembangan tanpa penambahan anggaran.
4. Dalam rekaman, bekerja sama dengan pengarah acara untuk memastikan suara dan audio yang akan digunakan.
5. Menyetujui perubahan waktu akibat pengembangan proses siaran.

Poin 3

1. Menyetujui hasil akhir sesuai rencana yang telah ditentukan.
2. Bertanggung jawab atas seluruh hasil produksi, baik dari segi dana maupun hasil akhir produksi.

Pra Produksi

1. Menyusun Tim Produksi
Produksi program radio non berita melibatkan banyak orang, diantaranya ada yang disebut dengan tim inti. Tim inti adalah orang-orang yang sejak awal terlibat dalam produksi radio sebagai acuan rekan kerja lainnya. Tim ini ini meliputi Produser, Program Director, Penulis Naskah, Penyiar dan Editor.

2. Materi Produksi
Materi ini dari kejadian, pengalaman, dan hasil karya yang dapat diolah menjadi produksi bermutu. Seorang produser dengan cepat mengetahui apakah materi atau bahan yang ada di hadapannya akan menjadi program produksi yang baik atau tidak.

3. Sarana Produksi
Peralatan produksi adalah sarana yang menjadi penunjang terwujudnya ide atau gagasan menjadi konkrit, atau disebut hasil produksi. Untuk mempersiapkan produksi, produser juga harus membuat sebuah daftar lengkap (equipment list) dari seluruh peralatan yang dibutuhkan, Ada dua unit pokok peralatan yang dibutuhkan sebagai alat produksi, yaitu unit peralatan perekam suara dan unit perlatan audio.

Produksi

Tugas dan wewenang produser adalah menjadi fasilitator dan menyiapkan segala kebutuhan produksi dari awal hingga akhir, termasuk menyiapkan segala formulir dan catatan produksi bagi kelancaran on air di studio.

Sebagai produser harus memberikan konsumsi tepat pada waktunya, ini adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan, karena kualitas dan kuantitas, makanan tidak boleh diabaikan. Namun dalam penghematan berlebihan dapat menekan dana karena akan memperburuk mood dan menurunkan kualitas kerja tim. Makanan yang berkualitas dengan jumlah yang cukup pada waktu yang tepat dijamin dapat menyuntik energi tambahan dalam produksi program ini.

Pasca Produksi

Pasca produksi merupakan tahap akhir dari suatu proses penciptaan karya produksi. Pada saat pasca produksi hanya melihat dan memberikan saran kepada editor agar dapat mengerjakan pekerjaannya dengan baik. Saat proses editing, program director yang akan memberikan arahan kepada editor.

Selama proses editing, produser mengerjakan proposal dalam bentuk yang telah ditetapkan dan merevisi kembali dengan penulisan yang sesuai standart penilaian. Pada tahap ini produser menyediakan DVD dan kertas kwarto untuk laporan akhir dan pembuatan soft cover.

Proses Penciptaan Karya

Konsep Kreatif

Setelah mendapatkan naskah dari scriptwriter, produser menganalisa kembali untuk mengemas karya program radio non berita ini dengan siaran berbeda agar dapat memberikan variasi para pendengar. Karya program radio ini menampilkan musik-musik baru dan terpopuler di masanya. Mengenai konsep suara. penulis naskah bersama director menentukan gaya suara bahasa penyiar dan menentukan audio yang tepat.

Konsep Teknis

Agar dapat menghasilkan karya yang baik, konsep teknis perlu diperhatikan. Maka Produser mempertimbangkan kualitas dan efektivitas peralatan produksi. Alat rekam yang dipilih adalah microphone console yang dapat menghasilkan suara yang lebih baik.

Kendala dan Solusi

Pada masing-masing tahap, produser memiliki kendala dari pra produksi, produksi, sampai pasca produksi, diantaranya:
1. Survey lokasi studio yang pertama dilakukan adalah studio di daerah Bekasi, namun karena perijinan yang terbelit-belit akhirnya diputuskan untuk menggunakan studio di daerah Jakarta.

2. Penyiar yang dipilih tiba-tiba tidak dapat dihubungi dan membatalkan kesepakatan, solusinya produser dan director mencari penyiar dalam waktu yang sangat sempit sebelum hari produksi.

3. Kurangnya hasil briefing dari tim inti, oleh karena itu produser lebih mengkoordinasikan lagi para crew dan membuat schedule yang tepat.

Lembar Kerja Produser

Working Schedule

PRODUSER RADIO NON BERITA
Contoh Working Schedule

Breakdown Budget

PRODUSER RADIO NON BERITA
Contoh Breakdown Budget

Take Voice Schedule

PRODUSER RADIO NON BERITA
Contoh Take Voice Schedule

Daily Production Report

PRODUSER RADIO NON BERITA
Contoh Daily Production Report

Penutup

Artikel ini dibuat untuk kalangan mahasiswa komunikasi jurusan broadcasting, khusus yang sedang mengerjakan tugas kampus radio non berita. Setiap tugas pembentukan kelompok pastinya akan ada bagian-bagian yang harus ditentukan, seperti sebagai produser radio non berita. Penjelasan tugas dan tanggung jawab sebagai produser, dari pra produksi, produksi dan pasca produksi, untuk kamu yang sedang membuat program radio atau radio kampus. Postingan ini dari pengalaman penulis jurusan broadcasting dan berkarya desain produksi radio non berita. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Bray
Bray Usaha, Semangat dan Doa

Posting Komentar untuk "Produser Radio Non Berita"

Ikutin Artikelnya Bray, Gratis!