Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Format Program Televisi Jenis Non Drama

Format Program Televisi Jenis Non Drama


Catatansibray.com - Dunia pertelevisian memang sangat banyak menghadirkan program-program yang menarik, baik berupa informasi atau pun hiburan.

Program yang ditayangkan haruslah dapat menarik dan disukai audien, maka diperlukan ide atau sumber referensi sebagai acuan dalam mendesain program televisi. Sumber referensi seperti dari televisi lain, radio, media sosial, film, buku, dan masih banyak lagi.

Sedangkan sumber ide mulai dari pengalaman, sebuah imajnasi, survei, analisis, evaluasi, dan juga bisa dari penafsiran seseorang baik dari ahlinya atau pakar. Kemudian mulailah menyumbangkan saran ide dengan teknik brainstorming.

Merencanakan program TV harus mengacu pada pilihan format siaran tertentu, seiring makin banyaknya stasiun penyiaran dan makin tersegmennya audien.

Format siaran mencakup dalam bentuk prinsip-prinsip dasar tentang apa, untuk siapa, dan bagaimana proses pengolahan suatu siaran hingga dapat diterima khalayak luas.

Mengingat bahwa kebutuhan orang menonton televisi adalah untuk informasi (information) dan hiburan (enterteainment). Program informasi ada format hard news dan soft news. Sedangkan pada program hiburan, yaitu format drama dan non drama.
Menurut Fachruddin dalam Journalism Today (2019). "Genre atau format program televisi dilihat dari konsep dasar produksi televisi dan arah terbentuknya hybridity format program hakikatnya terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu fiksi dan nonfiksi (karya artistik) serta informasi (karya jurnalistik)."
Program hiburan terbagi menjadi dua format, yaitu drama dan non drama.

Drama adalah sebuah cerita atau sandiwara yang diperagakan atau dipentaskan dengan berbagai karakter dan cerita. Sedangkan non drama adalah sebuah acara siaran melalui proses imajinasi kreatif dari kehidupan sehari-hari tanpa harus menafsirkan ulang dan juga bukan sebuah khayalan.

Disini Saya ingin berbagi pengetahuan untuk kamu yang mau buat program acara TV non drama bagi kalangan mahasiswa untuk tugas kuliah atau diluar dari tugasnya. Apa saja yang masuk ke dalam program non drama?

Musik

Program musik yang pernah kita lihat di televisi, banyak ragam jenisnya, seperti pertunjukan musik atau music show, dan konser musik atau live music.

Baik secara langsung (live) atau rekaman (tapping), dan ditampilkan di dalam studio (indoor) atau di luar (outdoor). Program musik televisi ditentukan dengan kemampuan artis/talent yang memiliki daya tarik audien.
"Berdasarkan fungsinya, jenis format program musik televisi terbagi dalam tiga kategori, yakni musik seni, musik populer, dan musik tradisional. Jika ditampilkan dalam media televisi, genre musik akan dikelompokkan dalam bentuk program musik, yaitu video klip, live music, paduan suara, dan akapela." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program musik yang pernah ditayangkan adalah Dahsyat, Inbox, Breakout, dan lain sebagainya. Mungkin ada yang masih ingat acara musik jaman dulu, nama programnya MTV Ampuh dan Kuis Dangdut.

Permainan

Sebuah permainan dalam program TV ini memang sangat menghibur karena melibatkan sejumlah orang, baik secara individu atau kelompok (tim) untuk mendapatkan hadiah. Permainan ini diselenggarakan di dalam studio atau di luar.

Peserta ini di uji pengetahuannya, ketangkasan, kemampuan, kecepatan, dan lain sebagainya untuk melewati halangan atau rintangan dalam perhitungan waktu, skor atau poin.
"Program permainan terbagi atas tiga, yaitu Kuis Show, Game Show, dan Kuis Game Show."(Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program permainan yang pernah ditayangkan adalah Super Family 100, Benteng Takeshi, Berpacu Dalam Melodi, dan lain-lain.

Reality Show

Program tayangan ini adalah situasi adegan yang benar-benar terjadi berdasarkan realitas sebenarnya. Jadi alur cerita ini tanpa ada arahan skenario untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Penyajiannya pun dengan keadaan yang nyata dibuat sealamiah mungkin tanpa rekayasa. Namun secara popularitasnya, reality show ini sifatnya fleksibel dan dalam proses kreatif sebagai tontonan yang menghibur.
"Program reality show televisi terdiri dari beberapa jenis, yaitu Candid Camera, Competition Show, Relation Show, Fly on the wall, dan Mistik Show." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program reality show yang pernah ditayangkan adalah Jebakan Betmen, Ups Salah, Bedah Rumah, Bintang Pantura, Penghuni Terakhir, Jejak Paranormal, dan masih banyak lagi.

Pertunjukan

Program tayangan yang menampilkan kemampuan atau performa seseorang atau beberapa orang baik di dalam studio maupun diluar studio, di dalam ruangan atau diluar ruangan.

Penayangan ini bisa berupa cerita visual atau visual storytelling yang memerlukan makna, ketika bisa memunculkan kedekatan antara cerita dengan fakta yang berkembang akan menambah keterlibatan audien.
"Format program yang dikategorikan sebagai program pertunjukan, yaitu Pantomim, Sulap, Tari, Peragaan Busana, Memancing, Boneka & Wayang, dan Demo Masak." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program pertunjukan yang pernah ditayangkan adalah The Master, Mancing Mania, Laptop Si Unyil, MasterChef Indonesia, dan lain-lain.

Komedi

Program tayangan yang mengadung unsur kelucuan, menggelikan dan menggembirakan audien. Terkadang kelucuan ini dibuat improvisasi, menyimpang dari alur cerita, bersifat menyindir, atau hal-hal yang membuat audien terhibur dan tidak cepat bosan. Namun dalam pembuatan program ini dilihat pada komedian atau pelawaknya itu sendiri.
"Dalam buku Siaran Televisi Nondrama dan kreatif Siaran Televisi istilah lawak dan komedi memiliki perbedaan. Lawak adalah program yang menyajikan permainan kata-kata dengan aksi lucu yang dilakukan oleh sekelompok orang. Karena dimainkan oleh sekelompok orang disebutlah grup lawak. Adapun komedi berasal dari bahasa Yunani "komoidia" adalah suatu karya yang lucu tujuannya untuk menghibur, menimbulkan tawa. Komedi dikenal dengan lawakan tunggal dengan istilah stand up comedy adalah melucu diatas panggung seorang diri, dengan cara monolog tentang suatu topik." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program komedi yang pernah ditayangkan adalah Warkop DKI, Srimulat, Bajaj Bajuri, Opera Van Java, Stand Up Comedy dan lain sebagainya.

Variety Show

Dari semua genre non drama, variety show lebih banyak digunakan program TV. Kenapa? karena format variasi ini dapat dipadukan berbagai macam jenis, yaitu pentas musik, komedi, pertunjukan, bincang-bincang dan lain sebagainya.
"Oleh karena itu, mendefinisikan variety show menjadi susah-susah gampang. Program yang awalnya format komedi atau musik, namun dalam perjalanan proses kreativitasnya dapat berubah menjadi variety show. Dari sudut pandang kreativitas, hal tersebut adalah sebuah progress yang sangat baik. Apalagi tidak ada regulasi yang mengatur bahwa sebuah format program tidak boleh berubah format." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program variety show yang pernah ditayangkan adalah Pesbukers, Eat Bulaga Indonesia, The Comment, dan masih banyak lagi. 

Talk Show

Bisa disebut gelar wicara atau tayang bincang, jenis program ini berupa perbincangan berupa dialog atau diskusi dari sekelompok orang yang disertai dengan narasumbernya membahas topik-topik tertentu.
"Program talkshow dibedakan dua, yaitu: (1)Light Entertainment adalah talkshow yang mengutamakan unsur hiburannya; (2)Serious Discussion. Talkshow yang kontennya berkonsentrasi pada topik-topik khusus misalnya bidang politik, ekonomi, hukum, sosial atau pada seseorang yang menjadi incaran berita." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program talk show yang pernah ditayangkan adalah Ini Bukan Talkshow, Kick Andy, Mamah & Aa Beraksi, Apa Kabar Indonesia Pagi. dan lain sebagainya.

Newstainment

Singkatan dari News Information and Entertainment, menyajikan berbagai banyak informasi ringan (soft news) secara lengkap dan mendalam kemudian digabungkan dengan unsur hiburan serta dikemas secara kreatif. Sehingga penjelasan dalam variable program non drama diukur dari drama, non drama dan informasi.
"Newstainment adalah program televisi yang berisikan berita-berita menarik dan menghibur berdasarkan fakta dan informasi yang membahas dunia musik, film, mode, seni, biografi, hal-hal unik dan menarik serta liputan penyelenggaraan sebuah acara hiburan. Dikelompokkan dalam satu jenis program yang terdiri dari format program informercial, infotainment show, magazine show, dokumenter televisi, feature show, dan repackaging." (Latief. 2020. Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama)
Contoh program newstainment yang pernah ditayangkan adalah Silet, Intens, KISS (Kisah Seputar Selebriti), Jejak Petualang, On The Spot, dan lain-lain.

Penutup
Apapun ide, konsep atau karya untuk menghibur penonton buatlah yang bermanfaat bagi semua orang dan harus mempunyai pesan yang dapat disampaikan.

Dimulai dengan sikap sensitif terhadap permasalahan dan fenomena sosial di lingkungan sekitar. Kemudian pikirkan rencana strategi pada segmentasi audien, lalu sajikan konten yang kreatif, inovatif, dan unik.

Ide dan konsep non drama.
1. Motivasi pembuatan program harus jelas.
2. Pikirkan aspek penonton akan dapat apa.

Program non drama harus mempunyai poin-poin penting.
1. Visi dan misi program.
2. Format dan isi program.
3. Sasaran segmentasi penonton.
4. Bentuk atau cara penyampaian.
5. Argumentasi penampilan.
6. Manfaat penyampaian bagi penonton.

Semoga artikel format program televisi jenis non drama ini bermanfaat untuk mengenal dunia pertelevisian, baik yang sedang kuliah boradcasting atau baru mau bekerja di industri televisi.

Jadikan sebuah referensi penting dalam ilmu komunikasi dan penyiaran, terima kasih.

Posting Komentar untuk "Format Program Televisi Jenis Non Drama"

Berlangganan via Email