Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saya di Jurusan Broadcasting

Saya di Jurusan Broadcasting



Apa itu Broadcasting?

Saya di Jurusan Broadcasting
Jika diartikan ke Indonesia itu adalah penyiaran. Dalam pelajarannya terdapat ilmu komunikasi seperti pada media radio, televisi dan sebagainya. Penyiaran tersebut merupakan sebuah karya atau informasi yang punya pengaruh besar untuk disebar luaskan kepada pendengar dan penonton. Radio dan Televisi itu adalah media massa yang dimana alat tersebut digunakan untuk berkomunikasi menjangkau khalayak luas.

Broadcasting juga mempelajari ilmu komunikasi dari cara berinteraksi, menggunakan bahasa yang baik artikulatif dan persuasif, juga verbal atau nonverbal. Semua itu harus dimiliki oleh seorang broadcaster atau disebut penyiar. Penyiar juga banyak macam pekerjaannya, ada pembawa berita, acara tv, penyiar radio dan lain sebagainya. Pastinya membutuhkan teknik dalam kemampuan berkomunikasi secara personal, publik, organisasi dan komunikasi massa.

Belajar ilmu komunikasi memang tidak ada habisnya, kenapa?
Karena perkembangan media dan dimanapun orang berada, pasti sangat membutuhkan komunikasi.
Komunikasi tersebut datang dari media televisi, radio, koran atau media cetak, digital atau media online, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu untuk kamu yang mengambil jurusan ilmu komunikasi haruslah selalu up to date, biar gak ketinggalan informasi terbaru.

Pelajaran di dunia Broadcasting?

Ilmunya banyak bray!
Dari semester awal pastinya lebih ke teori dan menjelang semester akhir lebih ke prakteknya yaitu produksi. Pelajarannya juga tidak jauh dari Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, namanya juga penyiaran harus mengerti bahasa dalam berkomunikasi.

Setelah dasar teori sudah dipelajari, tugas selalu paling banyak dengan produksi karya. Bisa itu produksi radio, televisi, atau film. Ditambah dengan pengerjaan desain produksi seperti sebuah proposal pengerjaan bagian jobdesk masing-masing.

Teori dunia penyiaran, etika penyiaran, mengenal program radio dan tv, lalu cara menulis naskah. Semua itu dasar teori yang harus dipelajari sebelum terjun ke produksi. Lalu dalam prakteknya ada teknik kamera, produksi radio dan tv, tata artistik, videografi dan tata cahaya.

Setelah teori dan praktek dikuasai, tugasnya nanti adalah berkarya dan membuat desain produksi. Contohnya tugas produksi tv, membuat karya produksinya berupa video dan disertakan desain produksi berupa proposal yang isinya tentang program tersebut juga lembar kerja sesuai jobdesk.

Anak Broadcasting itu kreatif?

Saya di Jurusan Broadcasting
Kemampuan berbicara, pastinya akan mempelajari strategi komunikasi yang nanti berguna untuk kamu bekerja di stasiun televisi dan radio. Bisa juga dibidang pemasaran dan pelayanan seperti public relation, market research, advertising, customer relationship, account executive, content marketer, dan event organizer. Bidang tersebut harus memiliki ide yang kreatif dalam hal berbicara, menulis dan dapat membangun hubungan yang baik dengan orang baru.

Kemampuan desain grafis dan fotografi. Disini lebih banyak kreatifnya, kamu bisa mempelajari cara desain grafis dengan menggunakan software edit video seperti adobe premier, after effect, final cut pro, avid, dan juga software 3D lainnya. Fotografi pastinya menggunakan kamera pro mulai dari DSLR hingga kamera yang ada di studio TV seperti EFP (Electronic Field Production), ENG (Electronic News Gathering), dan Home Video.

Kemampuan team work. Kerjasama tim yang mampu mengembangkan ide kreatif yang tinggi. Seperti membuat project film yang sangat banyak membutuhkan jobdesk seperti produser, sutradara, penulis naskah, kameramen dan lainnya. Produser pun juga masih ada bagiannya, antara lain executive producer, producer, associate producer, dan line producer. Begitu juga dengan jobdesk lainnya, walaupun berbeda jabatan namun tujuan sama yaitu bikin film. Jadi team work ini sangat dibutuhkan dalam suatu pekerjaan.

Kenapa bisa suka dengan ilmu komunikasi?

Saya di Jurusan Broadcasting
Komunikasi yang banyak bicara seperti layaknya seorang penyiar radio, suka menghibur memberikan informasi up to date dan mengobrol dengan para pendangarnya. Namanya juga siaran, perlu adanya daya tarik program kepada khalayak pendengar untuk menaikkan trafik yang tinggi.

Begitu juga berbicara didepan banyak orang, seperti berpidato, sebagai pemimpin, atau semacam ceramah lainnya. Bagaimana caranya agar menjadi pusat perhatian orang dan dapat memberikan informasi bermanfaat atau menghibur banyak orang. Dengan seperti dapat membangun interaksi dengan orang baru dan menambah wawasan dalam informasi.

Dari hobi menulis yang biasanya suka mencatat atau mengarang cerita, itu hanya buat diri sendiri dan mengisi rasa iseng yang terpendam. Namun setelah dipikir-pikir, menulis ini juga bisa menghasilkan uang. Contohnya membangun blog web seperti punya saya ini, bisa penghasilan dari layanan iklan. Ada juga penghasilan dari jasa penulisan lainnya. Jika kamu suka mengarang cerita atau story kamu di diary, jadikan sebuah buku siapa tahu ada sutradara yang mau membeli buku kamu dan dijadikan film. Kerenkan.

Suka dengan hal mengedit video atau foto. Ya walaupun hanya menguasai beberapa software yang terpenting adalah hasil karyanya, tidak plagiat pastinya original. Begitu banyak aplikasi dan software untuk mengedit perlu adanya kapasitas dan ram yang besar baik itu handphone atau dari laptop. Pastinya dicoba satu-satu dan cari yang gratis hehe...

Setelah hasil karyanya sudah selesai, langsung share ke berbagai media sosial tambah eksis dan tidak hilang dari dunia maya. Secara pribadi, saya share ke media sosial bukan untuk mencari like atau follower tetapi bermaksud untuk memberikan karya, berbagi ilmu, dan informasi bermanfaat lainnya. Sampai saat ini teman-teman di media sosial saya tetap care dan comment yang positive. Jadi berusahalah menjadi orang yang berguna.

Sampai saat ini masih ada ilmu broadcasting?

Saya di Jurusan Broadcasting
Buktinya saya masih menulis blog ini mengenai televisi, radio dan sinematografi. Kategori tersebut dari pengalaman saat kuliah di jurusan broadcasting sampai bekerja di stasiun radio dan televisi. Kadang untuk mengisi kekosongan suka mengedit video atau foto yang di share ke instagram, facebook, twitter dan pinterest. Tujuannya hanya satu, memberikan informasi yang bermanfaat.

Di blog ini juga ada ilmu komunikasinya, seperti kategori media sosial disana menjelaskan mengenai tips dan trik juga pemahaman dalam menggunakan aplikasinya. Kemudian mengenai bisnis dengan topik penjualan dan pelayanan. Cara berjualan di media sosial, berbagi pengalaman marketing dan jurus-jurus lainnya. Dalam pelayanan bagaimana cara melayani pelanggan, percakapan melayaninya dan masih banyak lagi mengenai pelanggan.

Penutup

Artikel tanya jawab ini mengenai saya di jurusan broadcasting semoga dapat menginspirasikan kalian semua yang ingin masuk jurusan broadcasting atau ilmu komunikasi. Dari pengertian apa itu broadcasting, pelajarannya apa saja, kenapa orangnya kreatif, dan sebagainya. Memilih jurusan seperti ini memang dari hobi dan keinginan sendiri, jadi skill yang kamu miliki bisa dikembangkan dengan belajar dan belajar lagi.

Semua pelajaran yang ingin dikuasai perlu proses yang panjang, tidak ada seperti mie instant. Apalagi dengan perkembangan digital yang semakin cepat akan ada yang baru dan kemampuan baru. Selalu terus berkarya, coba hal yang baru dan berikan semua itu dengan informasi bermanfaat juga berguna bagi semua orang. Terima kasih.


Bray
Bray Usaha, Semangat dan Doa

Posting Komentar untuk "Saya di Jurusan Broadcasting"

Ikutin Artikelnya Bray, Gratis!