Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Saya di Jurusan Broadcasting

Saya di Jurusan Broadcasting


Apa itu Broadcasting?

Jika diartikan ke Indonesia itu adalah penyiaran. Penyiaran adalah kegiatan pembuatan dan proses menyiarkan acara siaran radio dan televisi serta pengelolaan operasional perangkat lunak dan keras, yang meliputi segi idiil, kelembagaan dan sumber daya manusia, untuk memungkinkan terselenggaranya siaran radio dan televisi.

Jurusan broadcasting sendiri merupakan studi mengenai komunikasi melalui media elektronik, yaitu televisi, radio, dan new media (internet). Kemudian media cetak seperti halnya surat kabar, majalah, buku, leaflet, brosur, buletin, poster, spanduk, dan sebagainya.

Namun dalam jurusan broadcasting ini lebih mempelajari tentang dunia siaran, baik televisi maupun radio.

Mempelajari proses penyampaian siaran dimulai dari materi produksi, proses produksi, penyiapan bahan siaran kemudian pemancaran sampai dengan penerimaan siaran tersebut oleh pendengar/pemirsa di suatu tempat.

Radio dan televisi sebagai media penyiaran merupakan salah satu bentuk media massa yang efisien dalam mencapai khalayak luas. Karenanya media penyiaran memegang peranan yang sangat penting dalam ilmu komunikasi pada umumnya dan khususnya ilmu komunikasi massa.

Dalam komunikasi massa, media adalah alat yang dapat menghubungkan antara sumber dan penerima yang sifatnya terbuka, di mana setiap orang dapat melihat, membaca, dan mendengarnya. Media dalam komunikasi massa dapat dibedakan atas dua macam, yaitu media cetak dan media elektronik.

Berdasarkan kajian ilmunya, media massa berasal dari ilmu komunikasi.

Dalam ilmu komunikasi, dijelaskan bahwa sebuah informasi adalah suatu hal yang berasal dari komunikator yang memberikan informasi tersebut kepada komunikan.

Pogram studi komunikasi adalah induk dari ilmu turunannya yang lain seperti jurnalistik, penyiaran, hubungan masyarakat (Public Relation), komunikasi pemasaran, desain komunikasi visual, periklanan (Adveritising), performing arts communication, dan lain-lain.

Jadi jurusan broadcasting (penyiaran) merupakan cabang dari ilmu komunikasi.

Pelajaran di dunia Broadcasting

Ilmunya banyak bray!
Dari semester awal pastinya lebih ke teori dan menjelang semester akhir lebih ke prakteknya yaitu produksi. Ini kisah dari pengalaman si penulis yang lulusan dari jurusan broadcasting ya.

Materi yang dipelajari seperti:
  1. Pengantar Dunia Penyiaran;
  2. Manajemen Produksi;
  3. Perencanaan Program Radio dan TV;
  4. Etika Profesi Penyiaran;
  5. Jurnalistik Penyiaran;
  6. Produksi Televisi Studio;
  7. Videografi dan Tata Cahaya;
  8. Teknik Kamera;
  9. Tata Artistik;
  10. Pemasaran Program TV dan Radio;
  11. dan masih banyak lagi. 

Setelah dasar teori sudah dipelajari, tugas selalu paling banyak dengan produksi karya. Bisa itu produksi radio, televisi, atau film, dan lain-lain. Ditambah dengan pengerjaan desain produksi. Asli seru banget.

Di dalam disain produksi tercantum faktor-faktor perencanaan produksi seperti kebutuhan formulasi ide program, analisis audiens, definisi pesan penjelasan, proses waktu siaran acara yang ideal, susunan anggaran, menggambarkan fungsi dasar dari kinerja setiap departemen, dan lain-lain. 

Alasan Memilih Jurusan Broadcasting

Jurusan Broadcasting ini memang banyak peminatnya ya, namun tidak semua Universitas atau Perguruan Tinggi ini ada program studinya.

Alasannya pun juga banyak, ada yang bilang karena itu passion-nya, bakatnya, hobinya, suka editing foto atau video, suka dengan kamera, ingin bekerja di televisi atau radio karena kerjanya di dalam studio atau di luar, dan lain-lain.

Bahkan ada juga yang masuk kuliah di jurusan ini hanya untuk mencoba hal-hal baru.

Atau mungkin ada alasannya masuk jurusan ini, "biar keren."

Kuliah adalah jenjang terakhir dari sistem pendidikan kita, dan disanalah kita mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja.

Prospek Kerja Lulusan Broadcasting

Banyak peluang kerja yang dimiliki lulusan broadcasting, tidak jauh dari dunia televisi, radio dan industri kreatif lainnya.

Lalu setelah lulus akan menjadi apa?
  1. Produser;
  2. Program Director;
  3. Production Assistant;
  4. Floor Director;
  5. Script Writer;
  6. Cameraman;
  7. Penyiar/Reporter/Presenter/Pembawa Acara;
  8. Wartawan;
  9. Teknisi Penyiaran;
  10. Operator Editor;
  11. dan lain-lain.

Penutup

Demikian artikel dari pengalaman Saya di jurusan broadcasting semoga dapat menginspirasikan kalian semua yang ingin masuk jurusan broadcasting. Silahkan di pertimbangkan dahulu, sebelum mengungkapkan kalimat "salah jurusan."

Program studi ini memang umumnya mempelajari teknik presenting (menyajikan, mempersembahkan, menghadirkan, presentasi, memperkenalkan, dan sebagainya), namun Sobat tetap harus fokus pada hasil karya yang terbaik.

Memilih jurusan seperti ini memang dari hobi, kesukaan, minat dan lainnya, jadi skill yang Sobat miliki bisa dikembangkan dengan belajar dan belajar lagi.

Semua pelajaran yang ingin dikuasai perlu proses yang panjang, tidak ada seperti mie instant. Apalagi dengan perkembangan digital yang semakin cepat akan ada yang baru dan kemampuan baru.

Selalu terus berkarya, coba hal yang baru dan berikan semua itu dengan informasi bermanfaat juga berguna bagi semua orang. Terima kasih.
Referensi:
  1. Cangara, Hafied. 2019. Pengantar Ilmu Komunikasi. Depok: RajaGrafindo Persada, ISBN 978-623-231-184-8.
  2. Morissan. 2009. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio & Televisi. Jakarta: Kencana PrenadaMedia Group, ISBN 978-979-1486-33-0.

10 comments for "Saya di Jurusan Broadcasting"

  1. Mantap gan πŸ‘
    Jurusan broadcasting memang termasuk ilmu komunikasi. Banyak orang membayangkan jika broadcasting itu fokus ke stasiun televisi atau radio.

    Padahal studi ini lebih ke karya cipta, yang harus dijual adalah sebuah ide.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks gan pendapatnya πŸ™
      Ide kreatif itu yang menjual ya, makanya terus berkarya dan kreatif πŸ‘

      Delete
  2. Bener banget mas Bray, mengambil jurusan kuliah itu harus sesuai minat dan hobi kita. Karena dari pengalaman saya, kalau sudah ada skill basicnya dan suka dengan hal itu, ya harus dikembangkan.
    Thats exactly how I feel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks gan pendapatnya πŸ™
      Kita harus berkembang terus, asa kemampuan sampai berhasilπŸ‘

      Delete
  3. Saya malah fokus ke prakteknya daripada teori. Namanya Penyiaran pasti begitu, lebih suka ke hal prakteknya.
    Artikelnya mantul πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks gan πŸ™
      Saya juga pikirnya begitu awal masuk pengennya langsung praktek aja haha 😁

      Delete
  4. Pas banget lumayan buat desain produksi wkwkwkw, sukses terus kak bray ! Bakalan aku pantengin terus 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama πŸ™
      makasih ya support nya 😁

      Delete
  5. Terus semangat bang bray! Artikelnya bermanfaat banget buat mahasiswa broadcast seperti kita. Hatur nuhun ��

    ReplyDelete

Berlangganan via Email