Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jingle Station ID Juga Bagian Dari Radio Expose

Jingle Station ID Juga Bagian Dari Radio Expose

Pernah dengar jingle radio yang seperti ini?
  • INI FM / Satu Kosong Sembilan Koma Sembilan
  • INI Radio / Satu Kosong Sembilan Koma Sembilan FM / Generasi Sosial
  • INI Radio / One O Nine Point Nine FM / Jakarta / Social Generation

Atau jingle yang seperti ini?
  • Mau Dengerin Musik Yang Paling Update? / Dengerin Terus / INI FM / Generasi Sosial
  • Aktivitasmu semakin seru! / Dengerin Aja / INI Radio / Satu Kosong Sembilan Koma Sembilan FM
  • You Are Listening INI Radio / One O Nine Point Nine FM / Jakarta / Social Generation

dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Kata-kata dari script tersebut direkam dan dijadikan voice over lalu ditambahkan dengan sound effect dan musik, sehingga menjadi sebuah jingle station ID. Jingle merupakan klip audio pendek dalam siaran radio yang digunakan untuk promosi, gabungan dari vokal (VO), sound effect, dan/atau musik. Sedangkan station ID adalah identitas dari sebuah stasiun radio.

Karya musik pendek ini untuk mengidentifikasi stasiun radio yang dikemas menjadi alunan nada yang merdu, berfokus pada imaji auditif untuk membangun citra di benak pendengar. Memiliki pesan mengenai keterangan nama stasiun, angka gelombang atau frekuensi, tagline atau motto, dan alamat stasiun. Dinyanyikan dalam senandung iringan musik atau efek suara secara singkat.

Jingle station ID juga bagian dari radio expose (sebuah rekaman untuk radio itu sendiri), mempromosikan keberadaan radio memberikan informasi simbol atau identitas terpenting dari radio agar selalu diingat pendengar. Keterangan identitas radio yang di expose bisa hanya nama stasiunnya, nama stasiun dengan tagline/motto, nama stasiun dengan angka frekuensi, nama stasiun dengan angka frekuensi dan lokasi, atau juga digabungkan dengan semuanya.

Baca juga : Tujuan Program Expose Untuk Siaran Radio

Biasanya jika hanya muncul penyebutan nama stasiunnya saja (call sign), misalnya "INI FM" sekitar 3-6 detik dan hanya untuk dijadikan bridge, Saya menyebutnya itu adalah smash/sweeper. Berfungsi untuk transisi atau selingan diantara lagu-lagu yang diputar.

Contohnya seperti ini, lagu 1 - INI FM - lagu 2. Ya sebagai jembatan antara satu lagu ke lagu berikutnya. 

Durasi 3-6 detik ini pesannya hanya vokal saja tanpa adanya musik. Lalu ada juga vokal yang diiringi musik atau adanya backsound (bed), kisaran durasi kurang lebih 15 detik untuk dijadikan jeda dan sebagainya. Kemudian ada yang musik dahulu lalu di tengah muncul vokal dan diakhiri dengan musik lagi.

Pada umumnya variasi jingle banyak bentuk audionya, nanti Saya cantumkan di referensi untuk melihat informasinya lebih lanjut.

Selanjutnya untuk produksi Jingle station ID ini juga ada yang dibuat mash-up. Penggabungan beberapa lagu yang menimpa sebuah trek vokal dari sebuah lagu dengan instrumental dari lagu lain lalu ditambahkan sound effect seperlunya kemudian menjadi 1 lagu baru untuk dijadikan jingle station ID.

Contoh:
Musik/Tune (Fade in)
SFX: Glitch
Vokal: Mau Dengerin Musik Yang Bernostalgia?
Lagu (Mash-up): Cuplikan lagu ke 1, lagu ke 2, lagu ke 3
SFX: Glitch
Vokal: Mau Dengerin Musik Yang Paling Update?
Lagu (Mash-up): Cuplikan lagu ke 4, lagu ke 5, lagu ke 6
Vokal: Dengerin Terus / INI Radio / Satu Kosong Sembilan Koma Sembilan FM
Musik/Tune (Fade out)

*Penjelasan lebih lanjut mengenai Mashup (music) bisa dilihat pada halaman https://en.wikipedia.org/wiki/Mashup_(music).

Jingle yang dibuat mash-up seperti ini bisa memakan durasi. Adanya gaya pesan yang disampaikan dengan banyak bentuk variasi audio. Kisaran durasi bisa sampai 30-60 detik atau lebih. Namun ada juga jingle yang seperti ini untuk memperkenalkan program-progamnya, baik on air atau off air. Memberitahukan siapa saja penyiar-penyiar atau kru di radio tersebut. Ya semacam company profile, untuk kepentingan radio expose.

Mungkin bisa ditambahkan testimoni, panggilan pendengar (call listeners), kalimat sebagai semboyan atau pedoman yang menggambarkan identitas radio.

Who Am I?

Beritahukan sesuatu pesan kepada pendengar bahwa radio ini punya ciri khas yang berbeda. Ditulis dalam kalimat aktif, hilangkan kata-kata yang tidak perlu, dan sajikan pesan itu sesederhana mungkin (keep it simple and short), mudah dimengerti (easy listening formula).

Membuat jingle station ID memang membutuhkan software yang dapat merekam, mengedit, dan mixing audio. Mungkin bisa mencoba beberapa software seperti Adobe Audition, Cool Edit Pro, Audacity, FL Studio (Fruity Loops) dan lain sebagainya. Bagaimanapun pembuatannya, yang penting jingle station ID benar-benar berkualitas, berkarakter, dan nyaman didengarkan.

Musik yang simple dan easy listening untuk membuat pendengar merasa nyaman dengan musik tersebut. Jingle yang bagus akan memberikan kesan tersendiri bagi pendengar. Bahkan tanpa sadar, seperti layaknya sebuah lagu pendengar juga ikut menyanyikan.

Baca juga : Pendengar Radio Yang Selektif Dalam Memilih Program

Tujuan diputarnya jingle station ID adalah agar pendengar tahu nama radio yang tengah mereka putar, melekat diingatannya, dan membentuk citra radio di khalayak luas.

Jika ditanyakan, dimana penempatan (posisi) jingle station ID yang baik pada saat siaran?
Mungkin tidak akan Saya jawab, yang Saya tahu bisa disiarkan berulang-ulang karena stasiun radio sendiri mempunyai konsep dan strategi untuk menciptakan positioning.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Referensi:
  1. ARDAN MASHUP | JULI 2021. Kanal Youtube: ardanradio. Di upload 4 Juli 2021.
  2. DJ Arie - Jenis-Jenis Jingle Radio (Radio Jingles Type). Kanal Youtube: DJ Arie. Di upload 23 Maret 2016.
  3. Profile Program Prambors. Kanal Youtube: PramborsRadio. Di upload 21 Mei 2013.
  4. RADIO EXPOSE : STREAMING US "UTY FM MEDARI". Kanal Youtube: UTY FM MEDARI. Di upload 28 Februari 2018.

Post a Comment for "Jingle Station ID Juga Bagian Dari Radio Expose"