Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sebutan Pendengar Radio Mempunyai Panggilan Yang Khusus

Sebutan Pendengar Radio Mempunyai Panggilan Yang Khusus

Sebuah stasiun radio mempunyai panggilan atau penyebutan yang khusus untuk pendengarnya. Penyebutan pendengar radio dibuat karena mereka adalah orang-orang yang istimewa dan loyal terhadap program yang disajikan oleh stasiun radio.

Sehingga agar lebih dekat dan akrab sekaligus menjadi identitas radio (station identity), mempunyai panggilan yang khusus untuk pendengarnya.

Sebutan untuk pendengar ditentukan dari segmentasi radio, kemudian menyajikan program yang bersifat on air dan juga off air untuk memenuhi kebutuhan para pendengarnya. Program radio yang selalu dibawakan oleh penyiar, sangat perlu menyapa pendengarnya.

Misalnya saat menyapa dengan memanggil pendengarnya,
"Selamat pagi Sahabat CSB"
"Apa kabar Kawan CSB? Semoga baik-baik saja, sehat dan penuh semangat yaaa..."
"Hai Sohib CSB! kembali lagi dengan saya bray yang masih nemenin kalian sampai jam 10 pagi"

Biasanya sebutan panggilan pendengar sering kali diucapkan penyiar saat siaran berlangsung, dari pembukaan (opening) sampai ke penghujung acara (closing).

Penyiar bisa membicarakan seputar kondisi hari itu, menanyakan kabar, atau mengingatkan akan sesuatu yang perlu dilakukan seperti mengingatkan untuk sarapan bila program siaran berlangsung di pagi hari.

Baca juga : Beberapa Hal Yang Diucapkan Penyiar Saat Opening Siaran Radio

Seperti radio di Jakarta. Sebutan pendengar yang khusus untuk radionya, diantaranya:
  • Prambors FM = Kawula Muda
  • HardRock FM = Hard Rockers
  • Gen FM = Sobat GEN
  • JAK! FM = JAKartans
  • Mustang FM = Boys and Girls
  • Trax FM = Anak Trax
  • Cosmopolitan FM = Cosmoners
  • Sonora FM= Sahabat Sonora
  • dan radio-radio lainnya.

Baca juga : Berbagai Acara On Air Dan Off Air Untuk Mendapatkan Pendengar Radio

Pada setiap program yang disiarkan radio, tentu penyebutannya harus sama karena memang merupakan ciri khas dari stasiun radio itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk membuat adanya kedekatan antara stasiun radio dengan pendengarnya.

Dalam kegiatan off air juga diperlukan apabila radio tersebut mengadakan event-event tersendiri, memanggil sebutan untuk para pendengar setia radionya. Mungkin juga sebagian pendengarnya bisa dilibatkan untuk ikut serta dalam kegiatan off air.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Referensi:
  1. Fachruddin, Andi. 2019. Journalism Today. Jakarta: Prenada Media Group.
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_stasiun_radio_di_DKI_Jakarta. Diakses pada tanggal 31 Desember 2021.


Post a Comment for "Sebutan Pendengar Radio Mempunyai Panggilan Yang Khusus"